Pep Guardiola: Laga Digelar Tanpa Penonton? Tak Masuk Akal!
Menyusul merebaknya virus corona di seluruh dunia, manajer Manchester City Pep Guardiola menyebut penundaan pertandingan sepakbola adalah langkah yang lebih tepat ketimbang tetap digelar tapi tanpa penonton.
Dalam beberapa pekan terakhir, wabah virus corona (COVID-19) membuat kacau jadwal sepakbola di seluruh dunia, termasuk di Eropa. Liga Primer Inggris awalnya tetap menggelar kompetisi secara normal. Namun pada awal pekan ini EPL memutuskan untuk menunda partai antara Man City dan Arsenal di Etihad Stadium, Rabu (11/3).
Sebelumnya, pihak otoritas di Italia telah menghentikan sementara Serie A. Sementara di Spanyol, La Liga akan dimainkan tanpa penonton selama dua pekan ke depan. Terkait hal ini, Guardiola berharap agar EPL mengikuti langkah Serie A karena menurutnya menggelar partai dengan stadion kosong adalah sesuatu yang “tak masuk akal”.
“Inggris pada akhirnya harus berurusan dengan isu ini. Kecenderungannya terus meningkat, seperti yang terjadi di Italia dan Spanyol,” kata Guardiola.
“Isu lainnya adalah apakah bermain sepakbola tanpa penonton adalah hal buruk. Kami bermain untuk menghibur penonton dan jika mereka tidak bisa menonton kami bermain, maka itu tidak masuk akal.”
“Saya pribadi tidak suka bermain di EPL atau Liga Champions tanpa penonton. Namun, kami harus mengikuti instruksi dari pemerintah. Semua orang di seluruh dunia terlibat dalam isu ini dan kami harus mengikuti instruksi.”
Laga City versus Arsenal seharusnya menjadi pertemuan pertama antara Guardiola dan eks asistennya, Mikel Arteta, yang kini melatih The Gunners setelah meninggalkan The Citizens pada Desember lalu.
“Dia telah bekerja dengan sangat baik. Dalam jangka pendek, Arsenal akan sukses bersama dirinya,” sanjung Guardiola untuk Arteta.